ISTILAH BIOTEKNOLOGI

Posted by Education World on Sunday, 18 November 2012

  1. Antibiotik  : Snyawa kimia yang dihasilkan oleh mikroba yang bersifat racun bagi mikroba lainnya
  2. Antibiotik sepalosporin : Antibiotik yang dihasilkan oleh jamur Cephalosporium, yang dapat membunuh bakteri yang tahan terhadap penisilin
  3. Antibiotik streptomisin : Antibiotik yang dihasilkan oleh jamur Streptomyces griseus, yang dapat membunuh bakteri yang tahan penisilin atau sepalosporin
  4. Antibodi monoklonal : Antibodi sejenis yang dihasilkan oleh klon sel-sel, yang dapat digunakan untuk mendeteksi antigen yang sangat spesifik
  5. Biodekomposer : Pemanfaatan mikroba untuk menguraikan limbah atau kotoran
  6. Biofertiliser : Pemanfaatan mikroba sebagai pupuk/penyubur
  7. Biokontrol  : Pemanfaatan sifat mikroba berupa bakteri, fungi atau predator serangga untuk pembasmian hama
  8. Bioteknologi modern : Bioteknologi yang menggunakan prinsip-prinsip rekayasa genetika
  9. Bioteknologi tradisional  : Bioteknologi yang menggunakan teknik-teknik konvensional dan pengerjaannya sederhana
  10. Enzim adenosin deamin : Enzim yang berperan dalam merangsang sel T dan sel B limfosit untuk menghasilkan kekebalan tubuh
  11. Enzim endonuklease restriksi   :  Enzim yang mengenali dan memotong DNA tertentu yang asing bagi bakteri
  12. Escherichia coli  : Bakteri yang sering digunakan dalam bioteknologi karena mudah tumbuh dan sifatnya sudah diketahui dengan baik
  13. Fermentasi mikroba : Proses penguraian glukosa oleh mikroba menghasilkan produk akhir yang khas seperti etil alkohol atau asam laktat
  14. Gen insulin : Gen yang bertanggung jawab dalam produksi hormon insulin
  15. Hormon insulin : Hormon yang berfungsi menurunkan kadar glukosa dalam darah, dihasilkan oleh sel-sel endokrin pankreas 
  16. Immunodefiensi  : Penyakit genetik yang jarang terjadi, dimana penderita tidak mempunyai sistem kekebalan tubuh
  17. Interferon : Senyawa imun yang dihasilkan oleh sel-sel yang terinfeksi virus yang dapat membantu sel-sel lain untuk melawan virus
  18. Metabolit sekunder : Produk metabolisme yang dihasilkan oleh mikroba yang merupakan turunan dari metabolit primer
  19. Penisilin : Antibiotik yang dihasilkan oleh jamur Penicilium notatum
  20. Polietilen glikol  : Senyawa kimia yang digunakan untuk menurunkan tegangan permukaan sel
  21. Sel B limfosit  : Sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang belakang menghasilkan kekebalan tubuh 
  22. Sel T  : Sel darah putin yang bertanggung jawab menghasilkan imunitas sel yang dipengaruhi kelenjar timus
  23.  Teknologi DNA Rekombinan   : Teknologi yang merekayasa DNA sehingga urutan nukleotida pada DNA mengalami perubahan 
  24. Teknologi fusi sel : Teknologi menggabungkan dua jenis sel yang berbeda dengan menggunakan polietilen glikol (PEG) atau kejutan listrik
  25. Teknologi kultur Jaringan  : Teknologi perbanyakan secara in vitro untuk menghasilkan individu yang sama dengan induknya
  26. Vaksin  :  Patogen yang telah dilemahkan untuk merangsang sistem tubuh menghasilkan kekebalan tubuh
  27. Vaksin sub unit  : Patogen dari protein permukaan virus, yang digunakan untuk merangsang tubuh menghasilkan kekebalan tertentu
MIKROBA BIOTEKNOLOGI

1.       Keju  (Jamur) Kelas Ascomycota  : Penicillium camemberti Penicillium roqueforti  , Propioni bacterium (bakteri)
2.       Yoghurt  (Bakteri)  : Lactobacillus bulgaricus , Streptococcus thermophillus
3.       Kefir (Bakteri) : Lactobacillus bulgaricus
4.       Roti – Tape – Wine (Jamur) : Saccharomyces cereviciae
5.       Biopestisida / Pestisida alami (Bakteri) : Bacillus thuringiensis (Bt)
6.       Antibiotika Penisilin (Jamur) Kelas Ascomycota : Penicillium notatum , Penicillium chrysogenum
7.       Pemurnian logam (besi / tembaga) (Bakteri) : Thiobacillus ferrooxidans
8.       Pengolahan limbah  (Bakteri) : Methanobacterium sp.Methanobacillus sp.
9.       Nata de cocco (Bakteri)                 : Acetobacter xylinum
10.   Mentega (Bakteri) : Leuconostoc cremoris, Streptococcus lactis
11.   Asam Sitrat, Amilase  (Jamur) : Aspergillus niger
12.   Vitamin B1 (Riboflavin)  (Jamur) : Ashbya gossipii
13.   Vitamin B12  (Bakteri) : Propionibacterium , Pseudomonas sp.
14.   Enzim Amilase : Bacillus subtilis, (Bakteri) , Aspergillus niger dan A. oryzae (Jamur) Kelas Ascomycota
15.   Antibiotika Kloramfenikol (Bakteri) : Streptomyces venezuelae
16.   Antibiotika Tetrasiklin (Bakteri) Streptomyces aureofaciens
17.   Antibiotika Streptomisin (Bakteri) : Streptomyces griceus
18.   MSG (Bakteri) : Corynobacterium glutamicum
19.   Cuka (Bakteri) : Acetobacter aceti, Gluconobacter etanol
20.   PST (Protein Sel Tunggal) : Alga biru (Spirulina) , Alga Hijau (Chlorella), Jamur (Candida utilis , Fusarium  gramineum}
21.   Tempe (Jamur) Kelas Zygomycota Rhizopus oligosporus
22.   Oncom (Jamur) Kelas Ascomycota  : Neurospora sitophyla, Neurospora crassa
23.   Pengolahan Limbah Minyak : Jamur pemecah minyak (Cladosporium resinae)  bakteri (Pseudomonas)
24.   Biodegradasi plastik (Jamur) Cladosporium

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment