ENZIM KATALASE

Posted by Education World on Senin, 10 Desember 2012

Kami membahasnya mulai dari suatu soal yang kerap kali dan sering ditanyakan di UN.OK

Perhatikan tabel ini


Dari data ini siswa menyimpulkan kerja enzim katalase yang
terdapat pada ekstrak hati bekerja dengan baik pada suasana...
A. Asam , 37 o
B. Asam , 40 o
C. Netral, 37 o
D. Netral, 40 o
E. Basa , 37 o



JAWAB
  • Enzim katalase ini adalah enzim yang benar benar sakti ditubuh kita
  • Ia sebagai anti oksidan /anti toksin yang handal , banyak dijumpai di hati sehingga hati di tubuh emang benar sebagai organ penawar racun .
  • Enzim ini bekerja di tubuh sehingga optimal pada suhu 37 derajad dan pH netral .
  • H2O2 yang terbentuk karena terjadinya gangguan oksidasi air sehingga membentuk Peroksida/Perhidrol atau air berat , dan sangat toksik maka oleh hati H2O2 yang toksik itu dirubah jadi H2O (air yang ramah) dan O2.
  • Diambil hati ayam (bukan manusia) kemudian diiris dimasukkan tabung diberi tetesan si toksik H2O2 itu ke tabung lihat tabung foto di bawah
  • apa yang terjadi benar tabung dipenuhi busa , yang jelas itu oksigen karena bisa membuat bara menjadi nyala. ini membuktikan di hati ada katalase . OK
  • masukkan bara lidi ke permukaan busa pasti ya menyala karena itu oksigen.
  • Dalam sel-sel hati terdapat enzim katalase yang mampu menguraikan racun termasuk hydrogen peroksida atau peroksida air (H2O2) menjadi air dan oksigen menurut reaksi berikut.

Enzim katalase
2H2O2 ---------------- 2H2O + O2
  • Pada hasil penelitian dapat dilihat bahwa kondisi optimal di mana enzim mampu menghasilkan energi paling besar adalah dengan pemanasan 37 – 40 C. pada kondisi ini, gelembung O2 yang dihasilkan cukup banyak dengan tekanan yang sangat besar, serta mampu memicu letupan bara api hingga lebih dari 10 kali.
  • Dalam Percobaan untuk kerja enzim ini dipengaruhi suhu
  • Kita bisa bikin variable bebas dalam percobaannya dengan cara pemanasan , pendinginan dengan es , dalam kondisi suhu kamar (normal).
  • Dalam Percobaan untuk kerja enzim ini dipengaruhi oleh pH
  • Kita bisa bikin variable bebas dalam percobaannya dengan cara memberikan cairan bersama hancuran hati yang diberi HCL atau NaOH atau dalam kondisi pH netral tanpa tambahan apa apa pada irisan hati yang diuji (normal).
  •  Dalam Percobaan apakah Enzim ini hanya ada di hati atau juga organ lainnya , ya dibuat Variable bebas berbagai organ diberikan ke masing masing kemudian diuji
  •  Dalam Percobaan apakah Banyaknya hati berpengaruh juga bisa dibuat variable kwantitas gram dari hati
  • Dalam Percobaan apakah banyaknya Substrat berpengaruh pada kerja enzim , ya bisa kita buat variable bebasnya H2O2 yang berbeda beda .
Prinsipnya
  • Sebelum melakukan percobaan itu kita mau ngapain ya harus tahu
  • Kalau mau tujuan A ya harus dibuat variable (kontrol, bebas , terikat) yang mengarah ke A
  • Jangan mau hanya masuk ke laboratorium tetapi nggak ngerti apa yang mau dikerjakan .. wah ini mudah tersesat hehehehe
  • Lha apakah bener hati itu bisa sebagai penawar racun atau bisa mengubah si Toksik Peroksida maka , perlu diuji kebenaran dengan experimen untuk bacaan bagus bahwa si toksik itu benar membawa hal kurang baik di tubuh, silahkan ini




Rambut yang memutih, disebabkan oleh penumpukan hydrogen peroxide
Hydrogen peroxide yang memang diproduksi secara alami di tubuh, akan mengganggu kerja melanin (pigmen yang memberi warna rambut & kulit). Tubuh kita sebenarnya juga menghasilkan enzim katalase, yang berfungsi untuk memecah hydrogen peroxide menjadi air dan oxygen, namun, semakin kita menua, produksi enzim katalase ini akan menurun. Jadi, semakin banyak penumpukan hydrogen peroxide terjadi, rambut kita akan semakin memutih. Ini merupakan hasil penelitian dari Universitas Bradford di UK
Memutarbalikan Proses

“pandangan baru ini, akan menyadari kita untuk segera mencari strategi baru bagaimana mencegah proses pemutihan rambut ini”, kata John Wood
Beberapa studi pun dilakukan dengan menganalisis kultur sel dari folikel rambut manusia. Selain karena kekurangan enzim katalase, folikel rambut dari rambut yang sudah memutih juga kekurangan enzim untuk memperbaiki rambut, yang nantinya, menurunkan produksi melanin.

Genetik juga berperan dalam proses pemutihan ini, orang-orang keturunan ras Caucasians, akan memutih lebih cepat dibanding ras Asians
Para peneliti memprediksi proses pemutihan rambut ini mempunyai mekanisme yang sama dengan penyakit Vitiligo (dimana muncul bercak putih pada kulit)

{ 0 comments... read them below or add one }

Poskan Komentar