JALUR SYARAF DI TULANG BELAKANG (VERTEBRE)

Posted by Education World on Senin, 10 Desember 2012

Sumsum Tulang Belakang
  • Sumsum tulang belakang mempunyai nama ilmiah medulla spinalis
  • terletak di dalam rongga ruas-ruas tulang belakang
  • Sumsum tulang belakang merupakan lanjutan dari medula oblongata smbungan keduanya berupa Pons
  • Medulla spinalis memanjang sepanjang tulang punggung
  • tepatnya dari atlas ( cervis paling atas) sampai ruas tulang pinggang kedua (canalis centralis vertebrae).
Sumsum tulang belakang berfungsi
  1. sebagai pusat gerak refleks
  2. penghantar impuls sensorik dari kulit atau otot ke otak
  3. dan membawa impuls motorik dari otak ke efektor.
Di dalam tulang punggung terdapat sumsum punggung dan cairan serebrospinal.
  • Pada potongan melintang bentuk sumsum tulang belakang tampak dua bagian yaitu bagian luar berwarna putih sedang bagian dalamnya berwarna abu-abu.
  • Bagian luar sumsum tulang belakang berwarna putih karena mengandung dendrit dan akson dan berbentuk seperti tiang,
  • sedangkan bagian dalam berwarna abu-abu berbentuk seperti sayap kupu atau huruf H.
  • Sayap (huruf H), yang mengarah ke perut disebut sayap ventral dan banyak mengandung neuron motorik dengan akson menuju ke efektor.
  • Sedangkan sayap yang mengarah ke punggung disebut sayap dorsal, mengandung badan neuron sensorik.
  • Dari akar/sayap ventral dan Akar/sayap dorsal itulah jalur syaraf dari Pusat syaraf maupun efektor dan reseptor bisa kita tentukan.


JALUR IMPULS TULANG BELAKANG SADAR DAN REFLEKS
  • Jika arah rangsang dari reseptor mau dibawa ke pusat secara sadar jalurnya
  • Reseptor - syaraf sensorik - Akar dorsal sumsum spinalis - medula spinalis - medula oblongata - otak - medula oblongata - medula spinalis - akar ventral - syaraf motorik - effektor
Jika Refleks tulang belakang ya langsung tanpa pusat otak jalurnya

  • Reseptor - syaraf sensorik - akar dorsal - medula spinalis - akar ventral - syaraf motorik - effektor. OK (lihat gambar)
SYARAF TA K SADAR TULANG BELAKANG
  • Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan.
  • Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion.
  • Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion.
  • Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik.
  • Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion.
  • Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek, sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yang panjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu.
  • Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis). Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan “nervus vagus” bersama cabang-cabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung
  1. mengecilkan pupil
  2. menstimulasi aliran ludah
  3. memperlambat denyut jantung
  4. membesarkan bronkus
  5. menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan
  6. mengerutkan kantung kemih
  7. memperbesar pupil
  8. menghambat aliran ludah
  9. mempercepat denyut jantung
  10. mengecilkan bronkus
  11. menghambat sekresi kelenjar pencernaan
  12. menghambat kontraksi kandung kemih

Jadi Sumsum tulang belakang itu 
  • Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih
  • Subtansia alba, sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu (subtansia grisea).
  • Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut akar dorsal dan sayap bawah disebut akar ventral.
  • Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui akar dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui akar ventral menuju efektor.
  • Pada akar dorsal terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor.
  • Pada bagian putih terdapat serabut saraf asosiasi.
  • Kumpulan serabut saraf membentuk saraf (urat saraf).
  • Urat saraf yang membawa impuls ke otak merupakan saluran asenden dan yang membawa impuls yang berupa perintah dari otak merupakan saluran desenden.

Gerak reflex
  • Gerak reflek merupakan gerak yang tidak disadari yang terjadi secara cepat dan spontan.
  • Gerak reflex merupakan bagian dari mekanisme pertahanan tubuh, dari rangsang yang membahayakan.
  • Urut-urutan jalannya impuls pada gerak reflex sebagai berikut:
  • Impuls - reseptor - sel syaraf sensorik - sumsum tulang belakang - sel syaraf motorik - efektor (otot)
  • Jarak terpendek yang dilalui impuls untuk gerak reflex disebut lengkung refleks

Berdasarkan reaksi saat terjadi gerak reflex, gerak reflex dibedakan menjadi dua yaitu:
  1. Gerak refleks tunggal Gerak refleks yang melibatkan satu efektor. Tangan yang terkena api rokok, segera ditarik menjauhi api rokok.
  2. Gerak refleks kompleks Gerak refleks yang melibatkan banyak efektor
  • Tangan yang terkena api rokok, segera ditarik menjauhi api rokok sambil berteriak.
  • Ada pula respons yang terjadi dengan cepat dan tidak disadari, disebut juga refleks yang dipelajari. Seperti gerakan seorang karate ketika tiba-tiba menghadapi bahaya.
  • Reaksi spontan jika seseorang ditanya 4 x 5.
Berdasarkan tempat neuron konektornya, gerak refleks dibedakan atas:
  1. Refleks spinalis Gerak spontan yang terjadi jika neuron konektornya berada di sumsum tulang belakang. Contoh gerakan kaki menghindar dari paku.
  2. Refleks kranialis Gerakan yang terjadi jika neuron konektornya berada di dalam otak. Contoh gerakan kedip mata, dan gerakan menutup mata saat terkena cahaya yang terlalu kuat secara tiba-tiba.

{ 0 comments... read them below or add one }

Poskan Komentar