Kandungan air pada beton

Posted by Education World on Friday, 30 October 2015


Make You Smarter - Kualitas air penting karena ketidakmurnian air dapat menghambat setting semen, dapat menimbulkan efek negatif terhadap kekuatan beton atau mengakibatkan noda-noda pada permukaan beton, dan dapat pula menimbulkan korosi pada tulangan.
Di dalam banyak spesifikasi teknis, kualitas air pencampur biasanya disyaratkan sebagai air yang dapat diminum. Namun, air minum tidak cocok untuk digunakan sebagai air pencampur bila mengandung kadar sodium dan potassium yang tinggi.
Setiap air dengan pH (derajat keasaman) antara 6-8 dan rasanya tidak payau dapat digunakan untuk air campuran beton. Air yang mengandung bahan organik dengan kadar yang tinggi (biasa dijumpai pada air permukaan) dapat menghambat proses pengerasan beton. Air laut meningkatkan resiko perkaratan tulangan, khususnya di daerah tropis. Air laut dengan kandungan garam ≤35.000 ppm dapat digunakan sebagai air pencampur untuk beton tanpa tulangan.
Air yang mengandung jamur jika digunakan sebagai air pencampur dapat meningkatkan jumlah udara dalam campuran, sehingga dapat menimbulkan efek negatif terhadap kekuatan. Air yang mengandung minyak dalam jumlah besar dapat menghambat setting time dan mengurangi kekuatan beton.

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment